Home / Berita / Angka Pencari Kerja di Pangkalpinang Setiap Tahun Bertambah, Lulusan SMA Ada 500 Orang

Angka Pencari Kerja di Pangkalpinang Setiap Tahun Bertambah, Lulusan SMA Ada 500 Orang

Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang mengakui hingga saat ini ada 3.867 pencari kerja di Kota Pangkalpinang.

Jumlah tersebut, termasuk sisa dari tahun 2020.

Kepala Bidang Tenaga Kerja DPMPTSP dan Naker Pangkalpinang, Amrah Sakti mengakui selama tahun 2021, baru 503 orang ditempatkan di perusahaan, atau setidaknya baru terserap 15 persen.

“Kita rekapnya per tahun, jadi berikut sisa tahun 2020 dan selama tahun 2021 yang mencari kerja di kami itu tercatat 3.867 orang. Setiap tahun angka pencari kerja pasti bertambah yang sudah pasti itu 500 orang dari lulusan SMA,” kata Amrah, Sabtu (4/9/2021).

Amrah mengatakan untuk saat ini perusahaan di Kota Pangkalpinang masih sedikit dan tidak cukup untuk menampung semua pencari kerja. Namun, pihaknya tidak hanya mengandalkan perusahaan saja.

Menurutnya, justru memperbanyak pelatihan kemampuan, agar bisa diserap perusahaan di luar Bangka Belitung atau justru menciptakan peluang kerja.

“Jadi tidak melulu mencari peluang kerja, justru kami buat mereka (para pencari kerja red) menciptakan peluang kerja makanya kami banyakan pelatihan pelatihan,” tambahnya.

Menurutnya, tahun 2021 ini pelatihan kejuruan justru diperbanyak untuk menciptakan wirausaha baru jadi tidak hanya mengandalkan perusahaan saja.

 

“Kami perbanyak pelatihan ini orientasinya susuai dengan pasar kerja atau yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat. Seperti pelatihan barista yang mana saat ini banyak warung warung kopi, dan pelatihan kejuruan lainnya seperti teknik pengelasan IT, dan banyak lagi,” jelasnya.

Bahkan diakui Amrah, saat ini pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan balai tenaga kerja besar di luar Babel agar para pencari kerja semakin banyak lagi mendapatkan pelatihan kerja.

“Tujuanya para pencari kerja kita bisa mengikuti pelatihan yang ada di luar Provinsi itu, jadi tidak hanya mengandalkan di Babel saja. Kami juga sudah melakukan kerja sama dengan balai besar latihan kerja di Semarang untuk tekhnology fashion, dan balai besar lainnya agar semakin banyak lagi pelatihan yang dapat dapat diikuti,” tuturnya.

“Jadi semakin banyak pelatihan yang kita buat justru semakin bagus, bahkan yang ikut pelatihan dapat sertifikat langsung bisa digunakan, terhubung dengan balai latihan kerja lainnya, jadi kalau di luar sana membutuhkan mereka siap atau minimal mereka bisa buat usaha sendiri,” tambahnya

About Admin

Check Also

Total Investasi McDonald’s Pangkalpinang Capai Rp15 Miliar, Serap 30 Tenaga Kerja Lokal

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga¬†Kerja Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PEMBERITAHUAN SPPL