Home / Berita / Realisasi Investasi di Pangkalpinang Tembus Rp1,7 Triliun, Molen:Terus Ciptakan Iklim Investasi

Realisasi Investasi di Pangkalpinang Tembus Rp1,7 Triliun, Molen:Terus Ciptakan Iklim Investasi

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Pangkalpinang, Yan Rizana menyebutkan,target investasi tahun 2021 di Kota Pangkalpinang ditargetkan sebesar Rp550 miliar sudah melebihi target.

Rupanya hingga saat ini realisasi investasi di Kota Pangkalpinang sudah lebih tiga kai lipat dari target.

Kata Yan, total investasi di Kota Pangkalpinang sejak awal tahun kemarin sudah sebesar Rp1.273.160.649.781

Menurutnya, berdasarkan data NSWI total investasi paling banyak pada sektor transportasi, gudang dan komunikasi yakni sebesar Rp. 1.233.546.500.000 disusul dengan sektor perdagangan dan reparasi sebesar Rp.211.005.806.990 .

Meskipun target investasi sudah tercapai bahkan lebih tiga kali lipat Yan mengatakan pihaknya akan tetap mengajar terus investor masuk kota Pangkalpinang sebanyak-banyaknya.

“Kita harus tetap kejar investor masuk ke Kota kita ini sebanyak-banyaknya. Untuk nilai investasikan orang yang merencanakan untuk berinvestasi dikita semoga saja kita doakan akan banyak lagi yang baru nantinya, kami tetap bekerja bersama bahkan melebihi tahun kemarin jumlahnya,” kata Yan kepada Bangkapos.com, Kamis (9/12/2021).

Menurutnya banyak hal yang bisa dilakukan untuk bisa meningkatkan investasi di Kota Pangkalpinang seperti melakukan promosi, mengikuti event-event pameran, updating dan penyebaran cetakan booklet, leaflet dan lain. Promosi via media online, melaksanakan pemberin insentif dan kemudahan penanaman modal.

“Untuk tahun depan, mungkin kita akan melakukan pelaksanaan pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal. Jika anggaran tersedia maka akan dilakukan updating cetakan booklet, leaflet dan penyebarannya, updating video promosi investasi dan peluang investasi, ikut serta dalam kegiatan pameran di dalam negeri dan luar negeri,” jelasnya.

Selain itu hadirnya ritel-ritel modern di Kota Pangkalpinang juga diakui Yan juga menambah nilai investasi, hingga menambah lapangan pekerjaan bagi warga Provinsi Bangka Belitung khususnya Kota Pangkalpinang.

“Jumlah investor tahun 2019 sebanyak 542 Jumlah investor tahun 2020 sebanyak 255, tahun 2021 belum. Kalau jumlah investor tergantung nilai investasi yang ditanamkan, makanya nilai investasi yang di tanamkan lebih dominan di bandingkan jumlah investor,” ujarnya.

“Kita akan mendorong pelimpahan seluruh kewenangan perizinan yang masih ada pada OPD teknis ke DPMPTSP dan Naker, melaksanakan regulasi pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal yangg sudah ada perda dan perwakonya, melaksanakan sistem perizinan Online Single Submission (OSS) seratus persen,” tambahnya.

Tak hanya itu, menurutnya memperbaiki SOP perizinan sehingga sinkron dengan regulasi diatasnya juga hal penting yang harus dilakukan.

“Memperbanyak SDM berkualitas untuk mendukung teknis di lapangan, memperbaiki sarana dan prasarana perizinan, meningkatkan kan kualitas pengawasan dan pengendalian yang terintegrasi dengan stakeholder, sangat penting untuk pencapaian target tersebut,” ujarnya.

Kata Yan pihaknya juga akan melaksanakan kemudahan investasi dan pemberian insentif untuk investor pertriwulan ketiga 2021.

“Menerapkan SOP yang lebih efektif, menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai dalam proses perizinan. Melaksanakan tandatangan elektronik diizin non kemersial dan komersial, mengoptimalkan fungsi pengawasan dan pengendalian yang terintegrasi, dan banyak lagi yang bisa kita lakukan,” tegasnya.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebut investor yang banyak masuk Pangkalpinang menjadi satu di antara penunjang Pemkot Pangkalpinang beberapa waktu lalu masuk urutan ke-15 pendapatan terbaik se-Indonesia.

“Mungkin salah satunya investasi yang masuk ke kita dimasa covid-19 ini semakin banyak, justru pendapatan kita terus bertambah, tingkat pengangguran berkurang, tenaga kerja terserap dua ribuan lebih,” ujar Molen.

Menurutnya, Pemkot Pangkalpinang akan terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif sehingga orang berbondong-bondong menaruh investasi di kota berjargon Beribu Senyuman ini.

“Tentunya kita akan terus berupaya bagaimana iklim investasi di Kota Pangkalpinang ini semakin kondusif orang akan tertarik untuk beinvestasi di Kota kita ini. Inikan juga terkait dengan pengelolaan keuangan di Kota Pangkalpinang, kita juga menciptakan bagaimana secara pengelola keuangannya baik jadi balance,” tambahnya.

Menurutnya, dengan semakin banyak investasi hadir di Kota Beribu Senyuman ini akan semakin membuat ekonomi bertumbuh dan mengurangi kemiskinan.

“Jadi suatu daerah itu kita harus bisa menyediakan satu lapak investasi yang nyaman dan aman, sehingga dengan investasi ini ekonomi kita terus tumbuh, dan ujung-ujungnya mengurangi kemiskinan,” jelas Molen. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Realisasi Investasi di Pangkalpinang Tembus Rp1,7 Triliun, Molen:Terus Ciptakan Iklim Investasi  , https://bangka.tribunnews.com/2021/12/09/realisasi-investasi-di-pangkalpinang-tembus-rp17-triliun-molenterus-ciptakan-iklim-investasi?page=2.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari

About Admin

Check Also

Yuk Daftar ! Pemkot Pangkalpinang Kembali Buka Pelatihan Kerja

Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.