Home / Berita / Tahun 2021 Wali Kota Terus Kejar Investor Masuk Pangkalpinang, Target Investasi Rp 550 Miliar

Tahun 2021 Wali Kota Terus Kejar Investor Masuk Pangkalpinang, Target Investasi Rp 550 Miliar

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) ingin tahun 2021 investor masuk Kota Pangkalpinang semakin banyak dari tahun 2020.

Menurut Molen, apalagi di tahun 2021 Kota Pangkalpinang mengalami defisit anggaran akibat Covid-19.

“Pokoknya di zaman covid-19 ini kita terus berusaha, gimana kita kejar-kejaran agar investor masuk dengan mudah di Kota kita,” kata Walikota Pangkalpinang, Molen kepada Bangkapos.com, Rabu (20/1/2021).

Dia menilai, inilah jalan satu-satunya agar wisatawan banyak datang ke Kota Pangkalpinang.

“Ini kota kecil, jadi sebenarnya susah orang mau berinvestasi di sini, kalau tidak kita pancing dengan memberikan kemudahan, kita bikin stimulus dengan mereka. Oleh sebab itu ini harus kita dukung sama-sama bukan hanya pemerintah kota saja, tapi atas dukungan masyarakat kita juga,” jelasnya.

Molen menyebutkan, tahun 2021 memang akan ada beberapa investasi di Kota Pangkalpinang yang akan masuk.

“Sudah kita rencanakan memang, tahun ini Insya Allah target investasi kita itu bisa lebih seperti tahun 2020 kemarin meskipun di masa Covid-19. Nanti lah masih rahasia tunggu saja,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Yan Rizana menyebutkan, target investasi tahun 2021 di Kota Pangkalpinang mencapai Rp 550 Miliar.

Dari target jumlah investornya meningkat 30 persen dari tahun 2020.

Diketahui total dana investasi yang masuk ke Kota Pangkalpinang data dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang hingga Desember 2020 sudah mencapai Rp 2 Triliun.

“Jumlah investor tahun 2019 sebanyak 542 Jumlah investor tahun 2020 sebanyak 255. Kalau jumlah investor tergantung nilai investasi yang ditanamkan, makanya nilai investasi yang ditanamkan lebih dominan dibandingkan jumlah investor,” kata Yan Rizana kepada Bangkapos.com, Senin (18/1/2021).

Ia akan mengusahakan agar target investasi tersebut melebihi target seperti tahun 2020.

“Kita akan mendorong pelimpahan seluruh kewenangan perizinan yang masih ada pada OPD teknis ke DPMPTSP dan naker, melaksanakan regulasi pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal yang sudah ada perda dan perwakonya, melaksanakan sistem perizinan Online Single Submission (OSS) seratus persen,” jelas Yan Rizana.

About Admin

Check Also

Yuk Daftar ! Pemkot Pangkalpinang Kembali Buka Pelatihan Kerja

Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.