Home / Berita / Tahun Pertama Molen Berhasil Datangkan Investasi Rp 350 Miliar Kini Meningkat Jadi Rp 1,6 Trilyun

Tahun Pertama Molen Berhasil Datangkan Investasi Rp 350 Miliar Kini Meningkat Jadi Rp 1,6 Trilyun

tribunnews

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) saat memberikana sambutan pada sosialisasi pemberian insentif dan

pemberian kemudahan penanaman modal di Swiss Bel Hotel Pangkalpinang, Selasa (17/11/2020).

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pangkalpinang mengelar sosialisasi pemberian insentif dan pemberian kemudahan penanaman modal di Swiss Bel Hotel Pangkalpinang, Selasa (17/11/2020).

Kegiatan tersebut diselengarakan untuk meningkatkan investasi melalui partisipasi pelaku usaha dalam pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari 10 organisasi dan 20 pelaku usaha hadir pada kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen).

Pada kesempatan tersebut Wali Kota Pangkalpinang menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2020 investasi yang masuk di Pangkalpinang sebanyak 1,6 Triliun.

Kondisi tersebut dinilainya sangat baik dibandingkan daerah lain yang mengalami penururan karena pandemi Covid-19.

“Tahun pertama saya menjabat investasi masuk sekitar 350 miliar dan sekarang ini naik 1,6 triliun dan kedepan mudah-mudahan terus naik,” ungkap Molen dalam sambutannya, Selasa (16/11/2020).

Dia menyebutkan selama masa jabatannya yang kurang lebih sudah dua tahun, hampir sebanyak 2.000 orang tenaga kerja yang terserap .

“Khusus retail saja 950 orang dan ini terus naik, hanya saja masyarakat belum melihat secara langsung,” kata Molen.

Untuk meningkatkan investasi di Kota Pangkalpinang, ia menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan pencanangkan permudahan perizinan dan pelayanan  terhadap orang-orang yang ingin berinvestasi.

“Disini insentif yang kita tawarkan seperti tidak ada pembiayaan-pembiayaan dan mempermudah terhadap orang yang ingin berinvestasi,”

Menurutnya, setiap orang-orang baru yang masuk ke Kota Pangkalpinang merupakan aset bagi pengusaha.

Dia berharap dengan inovasi-inovasi yang dilakukan masuknya investasi di Kota Pangkalpinang semakin banyak.

“Mari berinvestasi di Kota Pangkalpinang, apa yang bisa kami bantu, kami punya tagline yang simpel dan tidak ribet bagi yang ingin berinvestasi yang terpenting penuhi persyaaratan,” ajak Molen.

tribunnews

Sukses Datangkan Investor, Pemerintahan Molen-Sopian dapat Apresiasi

Wakil ketua Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang, Fraksi PKS, Rio Setiadi mengatakan, tolak ukur sukses dan tidaknya kinerja Wali Kota Pangkalpinang adalah berdasarkan peraturan daerah rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang memiliki output dan out come terukur capain yang harus diupayakan oleh kepala daerah setiap tahun anggaran.

Menurutnya, jika dilihat dari segi investasi, boleh diacungi jempol untuk pemerintahan kepala daerah, Molen- Sopian, sebab ketika dunia sedang dilanda pandemi, di mana perekonomian hampir seluruh negara dan daerah dipastikan menurun otomatis tingkat investasi akan menjadi kecil, sementara untuk Pangkalpinang justru kepala daerah bisa mengundang investor luar untuk masuk.

“Capaian yang belum pernah ada pada kepemimpinan kepala daerah sebelumnya, kemudian untuk bidang kesehatan, kami melihat kepala daerah beserta ASN yang ada dibawahnya cukup proaktif untuk menarik dana pusat ke daerah, sehingga pemenuhan alat kesehatan tidak membebani APBD terlalu besar, karena sudah dicover oleh dana dari pusat,” puji Rio kepada Bangkapos.com, Selasa (17/11/2020)

Dia menyebutkan, ada beberapa parameter apakah dua tahun kepemimpinan Molen-Sopian dapat dikatakan sukses atau tidak.

“Seluruh janji-janji kampanye kepala daerah dan visi misi serta program unggulan semuanya sudah dimasukan ke dalam penjabaran Perda RPJMD Kota Pangkalpinang tahun 2018 – 2023,”  sebutnya

Rio mengungkapkan, begitu juga untuk penerima bantuan iuran BPJS bagi warga tidak mampu setiap tahunnya terus dianggarkan apalagi hari ini banyak masyarakat menengah yang terdampak oleh Covid-19.

“Kinerja laporan keuangan pemerintah kota berturut-turut sudah mendapatkan wajar tanpa pengecualian (WTP) dan ini kami anggap sebagai sebuah prestasi yang sepatutnya dipertahankan,” kata Rio.

Menurutnya, dua tahun kepemimpinan Wali Kota Molen tentu perlu koreksi untuk tiga tahun kedepan.

“Kita berharap realisasi untuk mewujudkan satu kecamatan satu produk khas wisata kota, seperti Kampung Melayu, wisata seafood di Pangkalbalam, pusat kuliner di ATM, dan lain sebagainya. Ini terobosan yang saya kira ditunggu-tunggu masyarakat,” jelasnya

Tak hanya itu, kata Rio, DPRD Kota Pangkalpinang, mendorong Wali Kota mengeluarkan semacam edaran bagi seluruh tamu kedinasan yang datang ke Pangkalpinang untuk wajib menginap di Pangkalpinang dan membeli satu produk UMKM.

“Saya kira ini bisa untuk menggenjot serapan pasar UMKM kita, semoga saja,” saran Rio.

 

Penulis: Sela Agustika
Editor: nurhayati

About Admin

Check Also

Dampak Covid-19, Tahun 2020 di Pangkalpinang Sebanyak 195 Pekerja di PHK dan 11.600 Dirumahkan

PANGKALPINANG — Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *